Cara Membuat Aerator Sendiri

Cara membuat aerator sendiri  – Aerator atau mesin gelembung udara adalah alat yang digunakan untuk membuat sirkulasi oksigen di air. Fungsi dari alat ini adalah supaya umpan udang atau ikan bisa tetap hidup.

Jika kita tidak menggunakan alat ini maka bisa dipastikan umpan tidak akan bertahan lama. Sebenarnya aerator ini banyak digunakan di aquarium-aquarium atau ada juga sebagai alat bantu untuk mereka yang melakukan budidaya ikan maupun udang.

Namun tidak sedikit para pemancing sangat membutuhkan alat satu ini. Dimana jika kita ingin target ikan-ikan besar terutama dilaut tentu kita harus menggunakan umpan hidup. Maka dari itu kita harus menggunakan alat aerator ini.

Aerator banyak dijual di pasaran mulai yang bisa menggunakan baterai atau yang langsung dicolokan ke listrik. Namun, ada juga mereka yang membuat aerator sendiri.

Tipe Aerator

Ada 3 tipe aerator yang umum bisa kita temukan dipasaran. Diantaranya adalah :

  • Aerator Baterai

Aerator jenis ini hampir sama dengan aerator charger yang memang sama-sama menggunakan baterai. Namun, bedanya baterai yang digunakan adalah jenis baterai R20S sehingga tidak bisa di isi ulang sehingga hanya bisa digunakan sekali pakai.

  • Aerator Listrik

Aerator listrik bisanya digunakan untuk Aquarium, atau kolam ikan, sehingga tidak bisa dibawa-bawa.

  • Aerator Charger (Yang Bisa di Cas)

Aerator charger memiliki sifat fleksibel yakni bisa menggunakan listrik ataupun baterai. Untuk tipe ini baterai yang dipakai sudah ditanam dalamnya. Sehingga kita bisa merubah atau menggantinya cukup charger jika baterai sudah habis.

  • Aerator USB

Aerator ini hanya bisa menyala ketika dicolokan ke Power Bank atau Charger HP. Aerator jenis ini memiliki suara yang silent kecil dan bisa digunakan untuk aerator portable. Namun, kekurangan dari aerator ini kita harus selalu membawa power bank, dan ini sangat riskan sekali apabila berada di dekat air. Karena bisa membuat power bank cepat rusak dan berkarat.

Baca juga :  Cara Mancing Kakap Putih Di Siang Hari

Alasan Membuat Aerator

Nah, untuk itu diartikel ini saya akan membagikan tutorial bagaimana cara membuat aerator sendiri dengan bahan-bahan yang bisa kita dapatkan di toko elektronik atau bisa melali online. Alasan kita membuat aerator sendiri adalah bisa menghemat dan juga sebagai ide bisnis.

Jika berhasil teman-teman bisa membuatnya dalam jumlah banyak dan bisa dijual. Karena, untuk harga aerator charger dipasarah harganya memang bisa dikatakan mahal sekitar Rp. 180rb-250rb.

Beda dengan aerator yang kita buat ini, cukup dengan modal kurang dari 100rb, kita bisa membuat aerator sendiri yang tentunya bisa awet dan tahan lama.

Baik tidak usah berlama-lama, teman-teman bisa langsung ikuti langsung ikuti langkahnya dibawah ini

Cara Membuat Aerator Charger

Sebelum membuat aerator kita perlu mempersiapkan beberapa alat dan bahan-bahannya. Bahan yang digunakan teman-teman bisa membelinya di toko elektronik jika tidak ada teman-teman bisa membelinya secara online.

Alat yang digunakan  :

  • Solder
  • Gunting
  • Timah solder
  • Alat Bor ( Bisa pakai cutter)

Bahan yang di persiapkan :

  • Dinamo Aerator

Cara membuat aerator

  • Module Charger (Micro USB atau Type C)

  • Step Up DC

  • 3 Baterai 18650

  • Saklar atau Switch kecil (Tombol On Off)

  • Kabel elektronik

  • Box X3 (OPTIONAL) – jika tidak ada bisa menggunakan toples kotak

box

Cara Pembuatan Aerator

  • Sambungkan semua alat dengan kabel dan solder dengan kuat ikuti sesuai gambar berikut :

 

cara membuat aerator

  • Pastikan kabel positif berada pada lingkaran merah

  • Untuk tempat teman-teman bisa menggunakan Box X3 atau Toples Kotak lalu kreasikan posisinya yang penting rapih.

Harga Pembelian Bahan-bahan :

  1. Dinamo aerator Harga Rp. 45.000
  2. Baterai 18650 harga Rp. 6.000 untuk satu baterai
  3. Box X3 Harga Rp. 5.000
  4. Switch atau Saklar Harga Rp. 2.000
  5. Kabel bisa menggunakan bekas atau baru dengan Harga Rp. 5.000
  6. Step Up Dc Harga Rp. 12.000
  7. Module charger Harga Rp. 5.000
Baca juga :  Cara Membuat Umpan Gabus Dari Sandal

Kesimpulan

Kurang lebih kita memerlukan modal Rp. 80.000,-. Dengan menggunakan aerator charger ini kekuatan baterai bisa bertahan hampir 42 jam. Jadi sangat irit sekali ya teman-teman. Tapi yang memang yang mempengaruhi kuat atau tidaknya aerator tergantung baterai yang digunakan. Usahakan menggunakan baterai dengan mAh yang besar.

Itulah cara bagaimana membuat aerator untuk udang hidup yang bisa teman-teman praktekan. Selamat mencoba…